PENYUSUPAN PADA JARINGAN KOMPUTER



Jaringan komputer terus mengalami perkembangan, baik dari skalabilitas, jumlah
node dan teknologi yang digunakan. Hal ini memerlukan pengelolaan jaringan yang baik
agar ketersediaan jaringan selalu tinggi. Tugas pengelolaan jaringan yang dilakukan
administrator jaringan memiliki banyak permasalahan, diantaranya yang berkaitan
dengan keamanan jaringan komputer.
Penyusupan (intrusion) adalah seseorang yang berusaha merusak atau
menyalahgunakan sistem, atau setiap usaha yang melakukan compromise
integritas,kepercayaan atau ketersediaan suatu sumberdaya komputer [2]. Definisi ini
tidak bergantung pada sukses atau gagalnya aksi tersebut, sehingga berkaitan dengan
suatu serangan pada sistem komputer.
Intrusion detection (ID) singkatnya adalah usaha mengidentifikasi adanya penyusup
yang memasuki sistem tanpa otorisasi (misal cracker) atau seorang user yang sah tetapi
menyalahgunakan (abuse) privelege sumberdaya sistem ( misal insider threath) [24].
Intrusion Detection System (IDS) atau Sistem Deteksi Penyusupan adalah sistem
komputer (bisa merupakan kombinasi software dan hardware) yang berusaha melakukan
deteksi penyusupan [23}. IDS akan melakukan pemberitahuan saat mendeteksi sesuatu
yang dianggap sebagai mencurigakan atau tindakan ilegal. IDS tidak melakukan
pencegahan terjadinya penyusupan. Pengamatan untuk melakukan pemberitahuan itu
bergantung pada bagaimana baik melakukan konfigurasi IDS.
Software Agent (selanjutnya disebut agent saja) adalah entitas perangkat lunak yang
didedikasikan untuk tujuan tertentu [21]. Agen bisa memiliki ide sendiri mengenai
bagaimana menyelesaikan suatu pekerjaan tertentu. Sejumlah riset tentang agentelah
2
membuat bermacam aplikasi, misal untuk distributed meeting scheduler, network
mapping,auction, dan searching database. ..1 (sambung )

Postingan Populer